[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi alami

Manfaat Kolagen bagi Tulang

Waktu baca ± 1 menit

kolagen

Kolagen adalah jenis protein berserat dan tak larut yang jumlahnya paling berlimpah dalam tubuh manusia. Kolagen merupakan fondasi utama dari tulang, kulit, urat, dan ligamen untuk memberikannya struktur dan kekuatan. Kolagen juga ditemukan di banyak bagian tubuh lainnya, termasuk pembuluh darah, kornea mata dan gigi. Ibaratnya, kolagen adalah sebuah lem yang merekatkan keseluruhan tubuh menjadi satu kesatuan. Bahkan kata kolagen sebenarnya berasal dari bahasa Yunani, “kólla” yang berarti lem.

Di dalam kulit, ada sejumlah sel khusus yang menghasilkan molekul mini disebut pro kolagen dengan mengolah vitamin C dan protein yang telah diserap oleh tubuh. Selama proses produksi, masing-masing molekul ini saling menempel dengan satu sama lain dan membentuk fibril. Fibril adalah helai-helai tipis terbuat dari mineral dan vitamin yang menyerupai serabut benang. Fibril kemudian bertumbuh kembang dan berubah menjadi serat yang menempel pada sel kulit, berfungsi layaknya jangkar. Setelah serat-serat ini terbentuk dan berlabuh dengan benar, fibril kemudian bekerja mendukung struktur kulit dan memberikan sifat elastisitas khasnya.

Tubuh dapat memproduksi kolagennya sendiri secara konsinsten. Tapi kemampuan ini akan terus berkurang seiring bertambahnya usia. Paparan terhadap sinar matahari dan zat polusi juga dapat menghambat produksi kolagen. Demikian pula dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol. Orang-orang yang tubuhnya kekurangan kolagen dapat dikenali dengan penampilan kulit yang mulai kendur, serta timbul garis-garis halus dan keriput. Penipisan jumlah kolagen alami tubuh telah dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan.

Guna mendukung peningkatan produksi kolagen, penting untuk memiliki gaya hidup sehat. Seperti semua protein, kolagen terbuat dari asam amino, yang beberapa di antaranya tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari menu makanan sehat — misalnya proline, anthocyanidin, vitamin A, vitamin C, dan tembaga. Aliran darah yang lancar juga berperan penting dalam produksi kolagen, sehingga untuk tubuh dapat memproduksi cukup kolagen Anda juga harus rutin berolahraga.


Dipublikasikan tanggal 05 Jun 2020 08:00, dilihat: 303 kali